<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="79">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Keluarga Tn.S Khususnya Ny.S Dengan Diabetes Melitus di Wilayah Rt.03 Rw.10 Kelurahan Cibubur Kecamatan Ciracas Jakarta Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Pratiwi, Retno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Pujiastuti, Nawang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Akademi Keperawatan Pasar Rebo ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[KTI]]></form>
<extent><![CDATA[vi, 75hal;29cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pancreas tidak 
menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika 
tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes 
Melitus masalah kesehatan masyarakat yang penting, menjadi salah satu dari empat 
penyakit tidak menular prioritas yang menjadi target tindak lanjut oleh para pemimpin 
dunia. Jumlah kasus dan prevalensi Diabetes Melitus terus meningkat selama beberapa 
dekade terakhir. WHO memperkirakan bahwa, secara global, 422 juta orang dewasa 
berusia di atas 18 tahun hidup dengan Diabetes Melituspada tahun 2014. Jumlah terbesar 
orang dengan Diabetes Melitusdiperkirakan berasal dari Asia Tenggara dan Pasifik Barat, 
terhitung sekitar setengah kasus Diabetes Melitusdi dunia. Di seluruh dunia, jumlah 
penderita Diabetes Melitustelah meningkat secara substansial antara tahun 1980 dan 2014, 
meningkat dari 108 juta menjadi 422 juta atau sekitar empat kali lipat. Menurut Riskesdas 
(2018), prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia ≥ 15 tahun 
meningkat menjadi 2%, jika dibandingkan dengan tahun 2013 dan kasus tertinggi di DKI 
Jakarta. Angka kunjungan penderita DM yang tinggi ini memerlukan upaya pendidikan 
kesehatan oleh perawat supaya tidak terjadi keparahan pada pasien. Komplikasi yang 
terjadi pada penderita DM menurut Widyanto dan Triwibowo (2013) adalah komplikasi 
akut ( Diabetes Melitusketoasidosis, koma hiperosmolar non ketotik, hipoglikemi) dan 
komplikasi kronik ( penyakit ginjal, penyakit mata, neuropati, jantung koroner dan stroke).
Dalam hal ini, perawat memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan 
kepada masyarakat. Salah satu peran penting seorang perawat adalah sebagai perawat 
pelaksana yang memberikan asuhan keperawatan langsung terhadap klien. Dalam 
memberikan pelayanan kesehatan kepada keluarga peran perawat pada klien meliputi 
aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Peran perawat dalam aspek promotif 
yaitu memberikan penyuluhan kepada keluarga atau masyarakat tentang cara mencegah 
penyakit DM dengan mengatur pola makan, olahraga yang cukup, istirahat yang cukup 
menjaga berat badan ideal dan kontrol gula darah secara berkala. Peran perawat dalam 
aspek preventif yaitu memberikan informasi kepada keluarga tentang makanan dan 
minuman yang harus dihindari seperti makanan tinggi gula dan lemak. Peran perawat 
dalam aspek kuratif yaitu mengajarkan cara membuat obat tradisoinal untuk DM dan 
berkolaborasi dengan tim kesehatan dalam pemberian obat. Sedangkan peran perawat 
dalam upaya rehabilitatif yaitu menganjurkan kepada keluarga agar dapat mengontrol gula 
darah secara teratur, menjaga lingkungan yang aman seperti lantai tidak licin, 
menggunakan alas kaki yang sesuai dan selalu menjaga kelembaban kulit.
Kata kunci : diabetes mellitus, keluarga, asuhan keperawatan keluarga</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Komunitas]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Diabetes Melitus]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[201801039]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20210524]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Pasar Rebo Repository STIKes Pasar Rebo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[201801039 Pra a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KTI057]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PASAR REBO]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[201801039 Pra a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="596" url="" path="/Manuskrip Retno Pratiwi.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MANUSKRIP ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY. S DENGAN DIABETES  MELITUS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[retno0001.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[79]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-16 14:53:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-03-02 14:29:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>